Memahami Digital Marketing Dengan Mudah

Akhir-akhir ini istilah digital marketing makin sering terdengar. Pemasaran digital menjadi buah bibir di kalangan marketer seperti sebuah primadona baru. Padahal, digital marketing sesungguhnya bukan hal yang sepenuhnya baru.

Menurut pakar pemasaran sekaligus entrepreneur kenamaan, Neil Patel, praktisi pemasaran sudah mempraktikkan digital marketing sejak lama tanpa disadari. Wujud nyatanya ialah pemasaran dengan transmisi radio.

Kok bisa seperti itu? Ada baiknya untuk memahami pengertian digital marketing dengan lebih baik. Anda juga perlu mengetahui ruang lingkup serta perbedaannya dibanding dengan sistem pemasaran lain.

DEFINISI DIGITAL MARKETING

Bayangan tentang digital marketing sering berkaitan erat dengan pemasaran di internet. Hal itu ada benarnya tapi tidak sepenuhnya tepat dalam mencakup pengertian digital marketing yang sesungguhnya.

Patel menjelaskan definisi pemasaran digital dengan ringkas. Ia menyebut digital marketing sebagai segala bentuk produk maupun layanan pemasaran yang menggunakan peralatan elektronik.

Merujuk kepada definisi ini, tidak aneh kalau pemasaran di radio yang merupakan sebuah alat elektronik dapat disebut sebagai salah satu bagian dari digital marketing.

DIGITAL MARKETING VS TRADITIONAL MARKETING

Fokus perbedaan digital marketing dengan traditional marketing terletak dalam penggunaan peralatan elektronik. Pemasaran tradisional tidak memakainya seperti pemasaran digital. Wujud konkret praktik traditional marketing adalah papan reklame nonelektronik maupun brosur.

Sistem pemasaran seperti ini menyasar ke banyak orang secara acak dan hasilnya tidak mudah untuk diukur. Ini berkebalikan dengan digital marketing yang lebih fokus ke target yang dituju dengan hasil terukur. Digital marketing akhirnya semakin mencuri perhatian karena lebih rendah biaya dibanding pemasaran tradisional.

RUANG LINGKUP DIGITAL MARKETING

Memahami-Digital-Marketing-Dengan-Mudah

Source: Shutterstock

Online Marketing

Area ini yang paling dianggap identik dengan digital marketing. Patel menyebutkan bahwa ada tujuh kategori utama dalam online marketing, yaitu:

  • Search Engine Optimization (SEO)

Proses dan upaya meningkatkan ranking atau posisi situs ke dalam mesin  pencari supaya kian mudah ditemukan.

  • Search Engine Marketing (SEM).

Praktik dan teknik pemasaran menggunakan iklan berbayar agar muncul di halaman mesin pencari.

  • Content Marketing.

Proses pembuatan atau mempromosikan content dengan tujuan untuk memperoleh brand awareness, lead generation, meningkatkan traffic atau pelanggan.

  • Social Media Marketing (SMM).

Praktik mempromosikan produk/jasa atau content di media sosial untuk meningkatkan traffic, brand awareness, atau menciptakan lead.

  • Pay Per Click Advertising (PPC)

Metode meningkatkan traffic ke website dengan membayar ke penerbit jika iklan yang dipasang diklik.

  • Affiliate Marketing

Metode periklanan dengan memberikan komisi kepada pihak lain yang mempromosikan produk/jasa di situsnya.

  • Email Marketing

Metode komunikasi atau pemasaran dengan mengirimkan email kepada konsumen atau pihak yang dituju.

Digital Offline Marketing

Area ini sering tidak disadari sebagai bagian dari digital marketing. Patel membaginya menjadi empat kategori besar.

  • Enhanced Offline Marketing

Metode pemasaran offline yang dibantu dengan pemanfaatan peralatan elektronik. Contoh nyata adalah pemesanan menu makanan di restoran dengan tablet.

  • Radio Marketing

Praktik memasarkan produk atau jasa dengan memanfaatkan siaran radio.

  • Television Marketing

Pemasaran produk atau jasa dengan memanfaatkan tayangan siaran televisi dalam bentuk iklan maupun pembuatan program khusus.

  • Phone Marketing

Upaya marketing lewat telepon dengan membuka nomor telepon, menghubungi, mengirimkan pesan kepada calon konsumen atau pelanggan.

SEBERAPA PENTING DIGITAL MARKETING?

Digital marketing dinilai akan menjadi bidang pemasaran yang kian penting. Bahkan, pemasaran digital diprediksi sebagai masa depan marketing. Keyakinan ini muncul karena transformasi digital sudah terjadi. Pemakaian teknologi dalam segala sendi kehidupan bakal semakin kuat sehingga sistem pemasaran digital akan sangat krusial.