Langkah Penting Untuk Menjalankan Transformasi Digital di Perusahaan Anda

Para pebisnis seperti Anda sejatinya sudah tahu akan kehadiran transformasi digital. Era digitalisasi juga sudah disadari akan mengubah banyak hal dalam perusahaan. Namun, kenyataannya sebagian masih belum tahu pasti mesti bertindak apa dalam menyikapi digitalisasi di Indonesia yang ada di depan mata.

Fakta itu terungkap dalam sebuah riset yang dilakukan oleh IFS Research pada 2016 lalu. Setelah mewawancarai sekitar 500 orang pengambil keputusan senior dari berbagai industri berbeda di 20 negara, IFS Research menemukan bahwa 80 persen di antaranya menyadari betapa penting transformasi digital. Namun, di balik semua itu, para eksekutif merasa belum tahu persis tindakan untuk menyikapinya.

Kebingungan itu tergambar dari respons mereka tentang strategi menghadapi transformasi digital. Sebanyak 40 persen responden terbukti belum punya strategi yang pas untuk menuju era digitalisasi. Bahkan, jika ditanya tentang kebutuhan informasi tentang digital transformation, 80 persen dari para pengambil keputusan senior tersebut masih merasa membutuhkannya.  

Kenyataan itu jelas menyedihkan. Apalagi bagi Anda yang menjalankan bisnis di Indonesia. Harus disadari proses digitalisasi di Indonesia berjalan begitu cepat. Anda harus cepat mengambil langkah-langkah yang dibutuhkan agar proses transformasi digital di bidang yang digeluti cepat berjalan.

Apa yang harus dilakukan untuk menyikapi proses digitalisasi yang terjadi? Anda bisa mengambil inspirasi dari langkah yang dilakukan Chief Executive Officer Microsoft, Satya Nadella. Tindakan yang dilakukannya untuk menyongsong transformasi digital terasa relevan bagi semua jenis bidang. Berikut ini pemaparannya.

BERUSAHA LEBIH DEKAT DENGAN KONSUMEN

Langkah-Penting-Untuk-Menjalankan-Transformasi-Digital-di-Perusahaan-Anda

Source: Shutterstock

Transformasi digital erat berkaitan dengan perkembangan teknologi. Sekarang, pemakaian teknologi sudah merambah ke semua segi kehidupan manusia. Nadella justru hendak memanfaatkannya dengan baik supaya memuluskan digital transformation di Microsoft. Caranya ialah mendekatkan diri dengan konsumen.

Paling mudah ialah dengan memanfaatkan teknologi untuk memudahkan berbicara langsung dengan konsumen. Anda bisa berbincang dengan pelanggan, entah dengan menggunakan media sosial ataupun pesan singkat, untuk mengetahui keinginan mereka. Dalam hal ini, Nadella menekankan betapa penting sentuhan humanis dalam percakapan dengan konsumen.

Selain itu, era digitalisasi juga memungkinkan untuk mendapatkan data dan mengolahnya dengan cepat. Itu semestinya dimanfaatkan dengan baik untuk mengetahui keinginan konsumen yang sesungguhnya. Bahkan, lebih baik jika Anda mampu lebih dulu memberikan yang diinginkan pelanggan sebelum mereka mengharapkannya.

Jadi, jika ingin mampu menyongsong digitalisasi di Indonesia dengan baik, berusahalah lebih dekat dengan konsumen Anda masing-masing. Teknologi dapat menjadi sarana untuk melakukannya.

PERKUAT KEMAMPUAN TIM

Langkah-Penting-Untuk-Menjalankan-Transformasi-Digital-di-Perusahaan-Anda

Source: Shutterstock

Pembenahan internal dalam organisasi merupakan aspek penting dalam menyongsong transformasi digital. Nadella menekankan untuk memperkuat kemampuan para pegawai sehingga tim semakin kapabel. Faktor ini dirasanya sangat menentukan dalam kesuksesan digital transformation di sebuah perusahaan.

Secara konkret, langkah ini bisa diilustrasikan dari kemampuan sebuah tim merancang pemenuhan kebutuhan kerja anggotanya. Katakanlah ada seorang anggota tim yang membutuhkan solusi atas masalah yang dihadapinya. Ia tidak perlu repot mencari bantuan ke pihak lain. Si pegawai cukup mencari di dalam sistem untuk menyelesaikan problem.

Hal seperti itu hanya akan bisa terjadi jika kemampuan tim secara umum meningkat. Semua mampu memanfaatkan teknologi untuk memudahkan pekerjaan dan tugas masing-masing.

Untuk itu, peningkatan kapabilitas pegawai sangat krusial. Selain itu, dukungan dari manajemen dengan infrastruktur untuk bekerja lebih efisien juga tak kalah penting. Dua hal itu akan menentukan dalam menambah kemampuan tim yang berpengaruh terhadap keberhasilan transformasi digital di sebuah organisasi.

PERBAIKI OPERASI BISNIS

Langkah-Penting-Untuk-Menjalankan-Transformasi-Digital-di-Perusahaan-Anda

Source: Pixabay

Supaya transformasi digital bisa berjalan dengan baik di perusahaan Anda, perbaikan operasi bisnis mesti dilakukan. Sebagai pelaku bisnis, Anda dituntut untuk meningkatkan kualitas produk atau pelayanan Anda sesuai tuntutan zaman.

Era digitalisasi memungkinkan kehadiran model bisnis yang tidak terpikirkan sebelumnya seperti Uber, Airbnb, atau Skype. Digitalisasi di Indonesia juga secara nyata terlihat dari tumbuhnya layanan seperti Go Jek, Tokopedia, dan lain-lain.

Nadella menyatakan pelaku usaha tidak cukup hanya tahu kondisi bidang bisnisnya saat ini. Agar sukses menjalankan transformasi digital di perusahaannya, pelaku usaha dikatakannya harus mampu bertindak selangkah lebih cepat, yakni mengantisipasi situasi yang akan terjadi.

Hal itu disebut Nadella sudah memungkinkan. Saat ini, pengolahan data dan mendapatkan insight mudah dilakukan berkat perkembangan teknologi. Nadella menyarankan semua itu dapat dijadikan pijakan untuk mencari pola atau masukan yang berguna untuk meningkatkan operasi bisnis ke arah yang lebih baik.

SESUAIKAN PRODUK ATAU LAYANAN DENGAN DUNIA DIGITAL

Langkah-Penting-Untuk-Menjalankan-Transformasi-Digital-di-Perusahaan-Anda

Source: Shutterstock

Transformasi digital membuat data mudah sekali didapatkan. Nadella menyatakan hal ini mesti dimanfaatkan dengan baik untuk perkembangan produk atau jasa sebuah perusahaan. Menurutnya, supaya digital transformation berhasil, organisasi mesti menyesuaikan produk atau layanannya dengan kondisi terbaru.   

Tindakan yang disarankan oleh Nadella sangat masuk akal. Perkembangan teknologi pada saat ini membuat tuntutan orang terhadap sebuah produk atau jasa berubah. Mereka tidak mau lagi kesulitan mendapatkannya keinginannya. Mereka ingin memperoleh yang diharapkan dengan hanya mengetik di gawai masing-masing.

Bagi produsen atau penyedia layanan, situasi itu mesti direspons. Mereka wajib mengikuti keinginan konsumen masing-masing dengan mengubah layanan atau produknya dengan perkembangan digital. Kalau gagal, jangan harap transformasi digital yang diharapkan bisa berjalan mulus.